1000 Formasi CPNS OKU Diajukan ke Menpan-RB RI

Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Kabupaten OKU-Sumsel, Burhanudin Lubis mengatakan, saat ini pemerintah memang belum melakukan pengrekrutan terhadap Pegawai Pemerintah Perjanjian Kontrak (P3K). Hal ini dikarenakan belum mendapatkan surat atau jawaban dari pihal MenPAN-RB Republik Indonesia.

Beberapa waktu lalu BKPP sudah mengajukan ke MenPAN -RB lebih kurang sekitar 1000 formasi untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan P3K. Untuk P3K banyaknya lebih kurang sekitar 150 formasi, selebihnya formasi yang diajukan untuk pengrekrutan CPNS sesuai kebutuhan OKU.
“Untuk tindak lanjutnya kita belum tahu. Sebab belum ada jawaban. Lubis mengaku tidak begitu hapal mengenai susunan formasi apa saja yang dibutuhkan. Namun sebagai gambaran, dari jumlah tersebut 20 persenya untuk formasi tenaga teknis, 40 persennya formasi guru, 40 persen formasi tenaga kesehatan.

Khusus untuk penerimaan P3K, Lubis menjelaskan, pastinya sesuai dengan kebutuhan pemerintah. Tentunya berdasarkan keahlian. Sebagai contoh ungkap Lubis, seandainya untuk tenaga penyapu jalan. Pemerintah punya program menjadikan Kab OKU bersih dan pemerintah membutuhkan waktu selama lima tahun, maka pengrekrutan dilakukan sesuai kebutuhan dalam hal ini dibutuhkan tenaga penyapu jalan, akan dilakukan kontrak selama 5 tahun. Begitu juga dengan kebutuhan di dinas atau SKPD lain.

“Dengan demikin P3K, ini direkrut berdasarkan keahlian dan waktu yang dibutuhkan. Bukan untuk selamanya, sampai usia tertentu. Selain itu, dalam penyeleksiannya nanti jika memang diterapkan, akan dibuka secara umum. Siapapun bisa ikut bersaing sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan.