OKU Terima Bantuan IPLT Senilai 4,3 M dari Kementerian PUPR

Kementerian PUPR RI menyerahkan bantuan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) kepada Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang di terima langsung oleh Bupati OKU Drs H Kuryana Azis pada Selasa (25/7).

Dengan adanya IPLT tersebut Bupati OKU Drs H Kuryana Azis menghimbau masyarakat mulai sekarang tidak lagi membuang air besar sembarangan, dan juga mobil tinja tidak lagi membuang limbahnya di sembarang tempat.

“Saat ini baru 60 persen masyarakat yang memiliki kesadaran untuk hidup sehat, melalui kesempatan ini kita himbau kepada masyarakat dan petugas mobil tinja tidak lagi membuang limbahnya di sembarang tempat,”kata Bupati OKU Kuryana Azis saat serah terima IPLT dari Kementerian PUPR ke Pemkab OKU.

Bupati OKU mengakui, memang sulit merubah tradisi masyarakat terutama yang bermukim di sepanjang aliran sungai,”mereka sudah terbiasa buang BAB ke sungai, di harapkan kebiasaan hidup sehat ini akan terus di sosialisasikan kepada masyarakat,”ungkap Kuryana di hadapan Pejabat Kementerian PUPR.

Atas nama Pemkab OKU Kuryana mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR atas di realisasikannya usulan tersebut,”mari kita kelola dan jaga dengan baik, karena Pemkab OKU tidak mampu untuk membiayai pembangunan yang menelan biaya yang cukup banyak.,”tegas Kuryana.

Selain itu, Kuryana menegas kepada para petugas agar merawat aset dan menjaganya jangan sampai hilang,”Rawat dan jaga aset ini,”tegas Kuryana kepada petugas.

 Dijelaskannya, lokasi TPA Pemkab OKU cukup luas dan sampai saat ini baru terpakai sedikit,”Lokasi TPA ini luasnya 33 hektar lebih, baru terpakai sekitar 7 hektar, dan semoga kedepan masih dapat menampung volume sampah yang meningkat setiap harinya, dan pembangunan nya akan dilaksanakan secara bertahap karena keterbatasan dana,”jelas Kuryana.

Sementara itu Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Kementrian PUPR melalui Koordinator Wilayah Barat Sub Direktorat Air Limbah, Taufik Hidayat mengatakan IPLT ini di bangun bertujuan untuk menunjang pembangunan lingkungan.

“Dengan adanya sarana pengolahan lumpur tinja ini, nantinya bisa kita lakukan penyedotan secara terjadwal, dengan sistem iuran bulanan maksimal 3 tahun sekali di sedot,”kata Taufik Hidayat.

Instalasi pengolahan lumpur tinja tersebut di bangun di lokasi Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Dusun Simpang Kandis Desa Gunung Meraksa Kecamatan Lubuk Batang dengan nilai proyek Rp 4,3 M Tahun Anggaran 2016.

“Tangki septik ini, mampu melayani 5 ribu kk secara reguler, dengan adanya IPLT ini nantinya lingkungan masyarakat akan bersih dan sehat, karena sudah ada tempat pengolahan lumpur tinja,”pungkas Taufik.

Usai acara penandatanganan serah terima bantuan, Bupati OKU Drs H Kuryana Azis di dampingi pajabat di lingkup Pemkab OkU bersama pihak Kementrian PUPR meninjau langsung pengolahan lumpur tinja