Bupati OKU Ultimatum ASN yang Bolos Kerja

Drs H Kuryana Azis  (Bupati OKU) berikan ultimatum Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh ASN dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat. Pascalibur lebaran, jika tidak masuk kerja (bolos) maka sanksi berat akan diberikan.

Demikian itu ditegaskan Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis saat memimpin upacara Apel perdana masuk kerja pasca libur Hari Raya Idul Fitti 1438 Hijriyah di halaman Setda, Senin (03/07). “Tidak ada toleransi lagi, jika nanti kedapatan ada ASN yang tidak masuk kerja. Bila perlu kita lakukan pemecatan bagi ASN yang tingkat pelanggarannya berat. Saya rasa waktu 10 hari sudah sangat cukup untuk melakukan liburan. Sekarang kita harus kembali menjalankan roda pemerintahan,” seru Kuryana.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan kepada seluruh ASN agar segera menyelesaikan hutang-hutang tugas yang belum selesai karena panjangnya waktu libur. Mengingat ini sudah masuk bulan Juli, yang artinya sudah masuk semester kedua tahun ini. “Terutama instansi pelayanan dan pelaksanaan fisik infrastruktur. Apalagi infrastruktur kalau tidak dikebut maka kita akan ketinggalan,” ujarnya.

Amanat Kuryana, tersebut bukan tidak beralasan. Dirinya tidak ingin Pemda menjadi penghalang atau penghambat Paripurna di DPRD pengesahan Perda Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Bupati, APBD Perubahan serta RAPBD 2018 yang dalam waktu dekat akan digelar.

“Jangan sampai kita yang jadi penghambat. Makanya, selesaikan hutang-hutang pekerjaan. Kebut PR-PR yang belum selesai,” tukasnya. Hadir pada Apel Gabungan seluruh OPD, Wabup OKU, Drs Johan Anuar SH MM, Sekda H Marwan Sobrie. Di suasana lebaran, usai Apel Gabungan seluruh ASN berjabat dan bermaaf-maafan.