FORUM LALU LINTAS KABUPATEN OKU SEPAKATI RENCANA MANAJEMEN DAN REKAYASA LALU LINTAS

MANAJEMEN DAN REKAYASA LALU LINTAS
MANAJEMEN DAN REKAYASA LALU LINTAS

 

Forum Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan Kabupaten Ogan Komering Ulu hari Kamis (11/01/2018) bertempat di Ruang Rapat Bina Praja Pemerintah Kabupaten OKU telah mengadakan rapat untuk kaji rekayasa lalu lintas terkait penutupan permanen Jl. Dr. M. Hatta ruas depan RSUD Ibnu Sutowo yang akan berubah menjadi kantong parkir RSUD dan Taman Kota

Dalam rapat yang dihadiri oleh berbagai unsur Forum Lalu Lintas Kabupaten OKU diantaranya Dishub, Polres OKU, Organda OKU, Kodim 0403/OKU serta SatpolPP OKU tersebut, memberikan rekomendasi kepada Bupati OKU berupa kajian sket rekayasa lalu lintas terkait pengalihan jalur pengganti Jl. Dr. M. Hatta ruas depan RSUD Ibnu Sutowo.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten OKU Aminilson, S.Sos yang dihubungi melalui Kasi Lalu Lintas Sazili, SE, MM yang dihubungi pada (12/01/2018) menyampaikan bahwa terdapat perubahan dari rencana sebelumnya terkait rekayasa lalu lintas tersebut. “Dalam rekomendasi Forum Lalu Lintas yang telah mendapat persetujuan Bupati OKU, kendaraan dari arah Jembatan Ogan I Dan Jembatan Ogan III menuju Kawasan Bakung akan diurai melewati Jalan S. Parman ruas depan Kantor Satlantas (Mapolres lama, red) kemudian di simpang empat Koramil Kota baru dapat memilih rute masuk ke Jalan HS Simanjuntak (Kantor Dishub / SMP 1 OKU) kawasan Kampung Baru menuju Bakung, atau lurus memasuki kawasan Pasar Baru atau dapat juga memilih belok kanan untuk kemudian mengitari depan kawasan Kantor Dinas Pariwisata / Kantor Disdukcapil” terang Sazili.

“Sedangkan kendaraan dari arah Bakung menuju simpang PT Pos atau menuju Kantor Dishub / SMP 1 OKU tetap dapat melewati jalur lama,”imbuhnya

“Jalan Gajah Mada tetap satu jalur, Jalan S. Parman ruas depan Kantor Satlantas menjadi satu jalur dari arah simpang RM Siang Malam, sedang Jalan Jend. A. Yani ruas Jembatan Ogan I hingga simpang  Ramayana menjadi satu jalur menuju arah  Ramayana / Bank Mega / Bank Mandiri,” tambahnya.

“Perubahan lalu lintas efektif berlaku dari tanggal 21 Januari 2018, periode 18 Jan – 20 Jan 2018 adalah tahap ujicoba sedangkan pada saat ini adalah tahap sosialisasi, pada tahap sosialisasi dan ujicoba, petugas gabungan senantiasa disiagakan untuk memandu masyarakat pengguna jalan agar tidak kebingungan,” tegas Sazili.

“Sedangkan khusus untuk keadaan gawat darurat rambu forbidden menuju Rumah Sakit dapat diterobos dengan pengawalan kendaraan petugas.” pungkas Sazili.

 

BERIKUT HASIL RAPAT FORUM LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN RENCANA MANAJEMEN DAN REKAYASA LALU LINTAS PENGEMBANGAN RSUD IBNU SUTOWO BATURAJA :

 

  1. Menutup jalan Dr. Moh Hatta untuk kendaraan pribadi selain pengujung RSUD Ibnu Sutowo dan mengalihkan arus lalu lintas ke jalan Jendral Ahmad Yani untuk kendaraan dari arah Jembatan Ogan 1 serta memasang perambuan pada jalan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  2. Melakukan Rekayasa dengan mengubah arah gerak lalu lintas pada jalan A. Yani yang semula menerapkan 1 Jalur 2 arah menjadi satu arah sampai simpang 3 Ramayana, serta melarang kendaraan untuk berbelok ke kanan kearah Jembatan Ogan 3/Rumah Kabupaten serta memasang perambuan pada jalan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  3. Melakukan Rekayasa dengan mengubah arah gerak lalu lintas pada jalan Letjen. S. Parman yang semula menerapkan 1 Jalur 2 arah menjadi satu arah sampai simpang Satlantas Polres OKU serta memasang perambuan pada jalan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.