FRAKSI DPRD OKU SAMPAIKAN PANDANGAN UMUM RAPERDA LPJ APBD TAHUN 2017

BATURAJA OKU-Fraksi-fraksi yang ada di DPRD Kabupaten OKU, Selasa (17/07), menyampaikan pemandangan umum terhadap penyampaian Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2017 dan Ranperda Kabupaten OKU yang telah disampaikan oleh Bupati H Kuryana Azis pada Rapat Paripurna kedua DPRD Kabupaten OKU, Senin (09/07) yang lalu.

Penyampaian pemadangan fraksi-fraksi tersebut dilaksanakan, pada rapat Paripurna kedua DPRD Kabupaten OKU, di Ruang Rapat Paripurna DPRD OKU. Rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD OKU Zaplin Ipani didampingin Wakil Ketua Indrawati, Wakil Ketua Ferlan Yuliansyah ID Murod, Sekwan A Karim ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati OKU Johan Anuar didampingi oleh Sekda Dr Achmad Tarmizi, Para Staf Ahli, para Asisten, Kadis/Kaban/Kakan, Para Camat di lingkungan Pemkab OKU beserta undangan lainnya.

Rapat paripurna DPRD OKU yang dijadwalkan pukul 14.00 WIB Selasa (17/07) mengalami keterlambatan. Sidang yang sedianya dimulai pukul 14.00 WIB baru resmi dilangsungkan sekitar pukul 14.20 WIB. Keterlambatan tersebut akibat kehadiran anggota dewan yang belum memenuhi kuorum, ditambah pula sejumlah pimpinan parpol yang menjadi anggota DPRD OKU akan mendaftar kembali sebagai bacaleg 2019 di KPUD.

Pertama Anggota DPRD OKU dari Partai Demokrat Yopi Sahrudin menyampaikan kepada Pimpinan Sidang tentang hasil dialog bersama pendemo BBM dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Baturaja OKU pagi tadi, aspirasi mahasiswa KAMMI salah satunya minta dilibatkan langsung berdialog dengan pihak Pertamina dan pihak terkait lainnya tentang kenaikan BBM dan dampaknya.

Kedua intrupsi anggota DPRD OKU dari Partai Golkar Rusman Junaidi, dirinya meminta agar pelaksanaan penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi tersebut tidak dibacakan sebagaimana biasanya. Melainkan diberikan langsung dalam bentuk laporan pada pimpinan sidang karena pendaftaran bakal calon legislatif hari ini akan berakhir pada pukul 24.00 WIB dan pimpinan sidang menyetujuinya.

Hasil interupsi tersebut, pimpinan sidang bersama jajaran pimpinan lainnya sepakat menunda pelaksanaan rapat dan akan dilanjutkan lagi pada hari ditentukan kemudian. Para anggota dewan pun lalu tampak meninggalkan ruang dengan bergerombol bersama anggota fraksi masing-masing. Agar pandangan umum disampaikan saja tanpa dibacakan karena ada keperluan yang sangat mendesak tersebut. Jadi diserahkan saja laporan fraksi masing-masing. Hal tersebut di luar kebiasaan. Satu per satu perwakilan fraksi dari partai politik yang ada di DPRD OKU menyerahkan berkas pandangan umumnya.

Sumber : http://samudra.news/fraksi-dprd-oku-sampaikan-pandangan-umum-raperda-lpj-apbd-tahun-2017/