JALAN DR. M. HATTA RUAS DEPAN RSUD IBNU SUTOWO AKAN DITUTUP PERMANEN

rekayasa lalin
rekayasa lalin

Terkait rencana pembangunan RSUD Ibnu Sutowo yang akan dilaksanakan pada tahun 2018 ini, jalan Dr. M. Hatta, persisnya di ruas depan RSUD Ibnu Sutowo akan dialihkan dan ditutup permanen. Namun sebelum penutupan dilakukan, pihak Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polres OKU akan melakukan ujicoba rekayasa lalu lintas pada jalan-jalan yang terkoneksi dengan ruas jalan tersebut.

“Ujicoba rekayasa lalu lintas akan dimulai pada tanggal 21 Januari 2018, ruas jalan depan RSUD hanya akan dikhususkan bagi kendaraan pasien, pengunjung serta pegawai RSUD Ibnu Sutowo” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten OKU Aminilson, S.Sos melalui Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Saprin, SE., MM yang didampingi Kasi Lalu Lintas Sazili, SE., MM (9/1/2018)

“Selanjutnya dari hasil rekayasa tersebut akan dievaluasi apa saja yang menjadi kekurangan, termasuk kebutuhan petugas, rambu dan marka jalan. Jalan lama depan RSUD, selain untuk akses pasien dan pengunjung RSUD Ibnu Sutowo, akan dijadikan kantung parkir. Untuk pengelolaan parkir, akan diurus pihak rumah sakit. “Mereka langsung setor ke Dinas Pendapatan Daerah,” terangnya.

Disampaikan oleh Saprin, selama ini kendaraan yang datang dari kawasan pasar atas melalui Jembatan Ogan I diarahkan melintas di depan RSUD. Kedepan, ruas depan RSUD hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang akan ke RSUD, kendaraan lain akan diarahkan lurus ke jalan Jend. A. Yani (depan PT PLN). ”Baru di pertigaan PT Pos, arus lalin diurai, pertigaan PT Pos  akan menjadi titik pertemuan kendaraan dari arah depan DPRD, jembatan Ogan I dan Ramayana. Kendaraan dari arah jembatan Ogan I dan Ramayana yang hendak ke Bakung, dialihkan lewat depan DPRD OKU.” sambungnya.

“Jalan di depan DPRD OKU selama ini satu arah, nantinya menjadi dua arah. Karena pengguna jalan dari Jembatan Ogan I dan Ramayana tujuan Bakung akan lewat jalan itu.” terangnya.

Di perempatan Kantor Kementerian Agama, arus kendaraan kembali dipecah. Untuk kendaraan tujuan Bakung, bisa melintas ke arah samping BNI mengarah ke Kampung Baru. Sementara untuk kendaraan mengarah ke Pasar Baru, bisa melewati depan Kementerian Agama. “Jalan HS Simanjuntak depan BNI satu arah bagi kendaraan dari arah RSUD Ibnu Sutowo dan dari arah RS Tentara Dr Noesmir ke arah perempatan Kantor Kementerian Agama, ” Pungkas Saprin.

 

Berikut rencana rekayasa lalu lintas terkait penutupan jalan Dr. M. Hatta ruas depan RSUD Ibnu Sutowo Baturaja:

–Jalan Dr M Hatta depan RSUD Ibnu Sutowo, ditutup permanen. Kecuali kendaraan pegawai, pasien dan pengunjung RSUD.

–Kendaraan dari jembatan Ogan I dan arah Ramayana tujuan Bakung, dialihkan ke pertigaan PT POS Baturaja, melewati jalan Gajah Mada Depan DPRD.

–Jalan Gajah Mada (depan DPRD OKU) untuk dua arah.

–Perempatan Kantor Kementerian Agama menjadi pemecah arus lalulintas dari/ke arah Pertigaan PT Pos, dari/ke Dinas Perhubungan, dari/ke Kampung Baru.

–Jalan HS Simanjuntak (depan BNI) hanya satu arah. Khusus untuk kendaraan dari RSUD Ibnu Sutowo dan RS Tentara Dr Noesmir ke perempatan Kementerian Agama.