Lanudad Gatot Subroto Way Kanan Segera Jadi Bandara Komersil

Bandara Landasan Udara Angkatan Darat (Lanudad) Gatot Subroto yang berada di Kabupatn Way Kanan, Provinsi Lampung segera dijadikan bandara komersil. Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Ir Budi Karya Sumadi saat berkunjung ke OKU Timur pada Sabtu (27/10/2018).

“Jika bandara ini sudah beroperasi seluruh kabupaten yang ada di sekitar bandara harus memanfaatkannya. Karena jika tidak dimanfaatkan jadi sia-sia, ini juga untuk menunjang pertumbuhan ekonomi di kabupaten yang ada di sekitarnya (seperti OKU Timur dan OKU, Sumsel),” kata Menhub di depan halaman Rumah Dinas Bupati OKU Timur.

Menurut Menhub, untuk sarana prasarana masih ada yang kurang dan harus dilengkapi, diantaranya ruang tunggu. “Prasarana yang masih kurang akan segera dilengkapi,” ungkapnya.

Menhub juga menambahkan, ada 10 bandara yang akan dibangun baru dan 40 bandara akan dilakukan revitalisasi atau perbaikan. “Kita juga membangun sekolah, bagi anak-anak yang pintar silahkan disekolahkan di perhubungan. Bagi yang berprestasi akan diberikan beasiswa,” tambahnya.

Gubernur Sumsel H Herman Deru SH, MM, yang turut mendampingi Menhub menambahkan, bahwa pada tahun 2006 pihaknya sudah berusaha untuk menjadikan bandaran Lanudad Gatot Subroto diaktifkan sebagai bandara komersial tapi harus restu Menhub.

“Dengan dibukanya bandara Lanudad Gatot Subroto sebagai bandara komersil, maka akan membuka ekonomi di delapan wilayah yang berada tidak jauh dari lokasi bandara tersebut,” terangnya.

Lebih lanjut mantan Bupati OKU Timur dua periode ini mengatakan, begitu pentingnya pejabat dari pusat datang ke daerah. Karena dengan kehadiran pejabat dari pusat di daerah akan mengetahui kondisi daerah yang sebenarnya.

“Sedikit demi sedikit keluhan masyarakat Sumsel sudah saya sampaikan kepada bapak presiden salah satunya pembangunan pabrik ban, agar harga karet lebih bagus lagi. Kemudian pada 2019 nanti jalan provinsi di Sumsel mulus dan sudah dilaporkan kepada bapak presiden dan pak Kapolri,” jelasnya.

Sedangkan Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi S.Sos, MSi, berharap dibuatkan flay over, di lintasan kereta api karena sudah beroperasi doubel track yang membuat arus lalu lintas semakin padat, dan ini akan sangat menganggu kelancaran lalulintas.