Nama yang Menduduki AKD DPRD OKU Hasil Rotasi

Meskipun diwarnai interupsi Rotasi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD OKU, berlangsung alot. Kendati demikian, proses rotasi berjalan lancar setelah melalui komunikasi dan lobi – lobi antar fraksi.

Salah satu Anggota Dewan dari Farkasi Partai Nasdem Irsan Yuliadi Audi mempertanyakan usulan AKD yang di sampaikan oleh Farkasi, dirinbya mengaku tidak pernah menerima pemberitahuan siapa yang di usulkan oleh Fraksi untuk duduk di AKD

Itu terjadi tatkala Sekretaris DPRD (Sekwan) A. Karim, selesai membacakan surat masuk dari fraksi terkait usulan dan penempatan anggota dewan dalam AKD.

Irsan menyampaikan protes atas keputusan fraksi Nasdem mengenai penempatan anggota di AKD dan komisi – komisi yang menurutnya tidak melakukan rapat fraksi lagi.

“Saya belum bisa menerima keputusan di Nasdem. Sebab sampai hari ini kami belum pernah melakukan rapat-rapat fraksi terkait putusan itu. Ini organisasi besar, besar partai dan sebuah fraksi di DPRD. Tolong hargai dong, sekali lagi saya pribadi belum menerima putusan itu,” tegas Irsan pada Senin, (24/7).

Sehingga, menurut Irsan, apa yang dibacakan Sekwan tadi terkhusus untuk Fraksi Nasdem, belum bisa dijadikan acuan pada alat kelengkapan dewan.

“Yang dibacakan Sekwan tadi belum fix. Karena yang dibentuk bukan berdasarkan rapat fraksi. Disini saya bukan menghambat, tapi perlu dibicarakan dulu pada internal partai. Kalau memang berdasarkan hasil rapat saya tidak masalah. Saya sudah ingin bertemu ketua (Partai Nasdem), tapi belum ada kesempatan,” ujarnya.

Ketua DPRD OKU, Zaplin Ipani yang memimpin paripurna tersebut mempersilahkan Irsan untuk menyelesaikan persoalannya pada tingkat fraksi.

Sumber : Sumsel news.com