Pemkab OKU – Kodim 0403/OKU Gelar NOBAR Film Penghianatan G30S/PKI

Nobar G30S PKI
Nobar G30S PKI

Baturaja – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu bekerjasama dengan Kodim 0403/OKU akan melaksanakan acara Nonton Bareng (NOBAR) Film Penghianatan G 30 S/PKI.  NOBAR tersebut rencananya akan diselenggarakan pada malam Minggu (30/09/2017) mulai pukul 19.30 wib hingga selesai berlokasi di Lapangan Korpri / Terminal Sementara Desa Tanjung Baru Baturaja Timur. Para petugas khususnya dari Kominfo, Dishub dan SatpolPP saat ini tengah melakukan persiapan acara terkait.

Bupati Ogan Komering Ulu Drs. H. Kuryana Azis menyatakan bahwa acara tersebut merupakan bentuk apresiasi dan dukungan dalam peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya laten komunisme. “Saya instruksikan kepada seluruh Kepala SKPD  untuk mengikutsertakan seluruh jajarannya masing-masing menghadiri acara tersebut dengan mengajak sebanyak mungkin masyarakat untuk hadir serta menyiapkan tempat yang memadai dan sarana prasarana yang diperlukan,” katanya. Undangan NOBAR juga telah ditujukan kepada Ormas/LSM serta Rektor/ Ketua Perguruan Tinggai/Kepala Sekolah dalam lingkup Kabupaten Ogan Komering Ulu.

Kuryana pun mengapresiasi jajaran Kodim 0403/OKU yang telah melakukan persiapan nobar film G30S/PKI dengan mengajak masyarakat luas untuk ikut menonton. “Ini menunjukkan kemanunggalan TNI dengan rakyat untuk sama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya komunisme atau PKI,” terangnya.

Menurut Kuryana nobar film G 30 S/PKI merupakan sarana efektif untuk mengingatkan masyarakat terutama generasi muda tentang pentingnya menjaga ideologi negara dan ikatan kebangsaan dari bahaya komunisme dan anasir-anasirnya.

Diharapkan dengan nobar film yang menceritakan episode kelam kekejaman PKI, yang membunuh para jenderal, umara, dan ulama di masa lalu. Acara nobar ini menjadi semangat dan patriotisme generasi bangsa semakin kuat untuk menjaga ideologi bangsa dan negara dari ancaman anasir-anasir jahat seperti yang pernah dilakukan oleh PKI dahulu.

“Tujuan utamanya adalah untuk membangun dan mengokohkan rasa nasionalisme terutama untuk generasi muda, menanamkan kepada mereka nasionalisme yang kuat agar bangsa ini akan tetap terjaga dan berdiri kokoh, betapa beratnya perjuangan mempertahankan republik hingga nyawa taruhannya,” pungkas Kuryana.