WTP OKU Hasil Kerja Keras Pemkab yang Didukung DPRD

Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diterima Pemerintah Kabupaten OKU merupakan hasil kerja keras dari seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di jajaran Pemkab OKU.

“Kita menerima penghargaan WTP ini sudah sesuai prosedur “ kata Sekda OKU H Marwan Sobrie SE MM yang dihubungi vie telepon Senin (29/7).

Menurut Marwan Sobrie, pengelolaan asset dan keungan daerah Kabupaten OKU memang sudah bagus. Lebih jauh sekda menegaskan, untuk mendapatkan pengakuan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan yang didasarkan pada empat kriteria yakni kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan (adequate disclosures), kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern.

Semua kreteria itu sudah dipenuhi oleh Pemerintah Kabupaten OKU.

Berdasarkan penilaian yang dilakukan tim tahun 2015 lalu, Kabupaten OKU berhak menerima WTP yang diterima Pemerintah Kabupaten OKU Tahun 2016 lalu.

“Untuk tahu 2017 ini mudah-mudahan kita kembali menerima WTP” terang Sekda seraya menambahkan untuk mendapat pengakuan memang dibutuhkan kerja keras dari semua SKPD yang ada di KabupatenOKU.

Dikatkaan Sekda, berkat kegigihan pimpinan SKPD dibantu staf termasuk dukungan dari kalangan legislatif. Hasilnya tahun 2016 lalu Kabupaten OKU mendapat penilaian tertinggi terhadap pengelolaan keuangan daerah.

Diakui perjuangan mendapatkan WTP memang berat, sejak Opini Badan Pemeriksa Keuangan (disingkat Opini BPK) digulirkannya 2006 silam, laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Kabupaten OKU selalu dapat nilai kurang baik (Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dan baru tahun lalu pertama kalinya Kabupaten OKU men dapat WTP.

Kuncinya hanya satu bekerja dan bekerja lebih baik, sebab kata Sekda, keberhasilan mendapatkan WTP ini benar-benar bukti pengakuan bahwa kinerja seluruh SKPD di jajaran Pemkab OKU sudah bekerja keras.

Sumber : http://palembang.tribunnews.com