10.000 Benih Ikan Nilem Ditebar di Sekitar Saung Naga

10.000 Benih Ikan Nilem Ditebar di Sekitar Saung Naga


BATURAJA – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) melalui Dinas Perikanan bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kab. OKU melakukan aksi nyata dalam menjaga kelestarian perairan darat. Kegiatan berupa restocking atau penebaran kembali 10.000 ekor benih ikan nilem ini dilaksanakan di Sungai Ogan, tepatnya di kawasan Pulau Cua, Kelurahan Saung Naga, Kecamatan Baturaja Barat, Jumat (13/02/2026).

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, didampingi Ketua TP PKK Kab. OKU, Hj. Zwesti Karenia Teddy. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perikanan, sejumlah Kepala OPD, Lurah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para kader PKK.

Benih ikan nilem yang ditebar merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk meningkatkan populasi ikan di sungai yang mungkin menurun akibat penangkapan berlebihan atau faktor lingkungan lainnya.

Selain untuk menjaga keseimbangan ekosistem sungai, kegiatan ini memiliki tujuan jangka panjang dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat melalui ketersediaan protein ikan yang berkelanjutan

Kegiatan restocking ini juga menjadi bagian dari rangkaian Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap, dan Tangguh Bencana (GKSTTB) di Kabupaten OKU. Fokus pada pelestarian perairan umum darat diharapkan memberikan manfaat ganda, baik secara ekologis maupun ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menekankan pentingnya menjaga kualitas air sungai agar benih yang ditebar dapat berkembang dengan baik. Bupati dan jajaran juga mengajak peran serta aktif masyarakat, termasuk kelompok pengawas, untuk bersama-sama menjaga sungai dari pencemaran dan praktik penangkapan ikan yang merusak.

Hadirnya berbagai elemen mulai dari tingkat kabupaten hingga RT/RW menunjukkan sinergi yang kuat dalam menjaga sumber daya alam di Kabupaten OKU. Pemerintah daerah berharap kolaborasi antara pemerintah, PKK, dan pemangku kepentingan ini memastikan kelestarian perairan darat dapat terus terjaga dan dimanfaatkan secara bijak oleh generasi mendatang